Monday, April 27, 2009

Memilih Raket paska Tennis Elbow

Setelah merasakan berkurangnya sakit pada tangan sebelumnya (tennis elbow), sekitar sebulan yang lalu saya mulai lagi bermain tennis. Permainan berangsur-angsur saya lakukan dengan tidak memaksakan diri langsung berat. Semula seminggu sekali, lalu seminggu 2 kali, dan seminggu 3 kali.

Namun, setiap kali sehabis tennis, pergelangan tangan kembali merasakan agak sakit. Setelah dipijit-pijit sakit mulai berkurang, setelah dipakai main lagi sakitnya kambuh lagi dan seterusnya.

Dari kejadian tersebut, saya kembali menganalisa dan mengenang sejak 6 bulan yang lalu, ketika tangan saya masih belum sakit kena tennis elbow, dengan pemakaian raket sbb:


1. Sebelum kena tennis elbow, setahun yang lalu saya menggunakan raket Wilson n-code n5, warna merah dengan berat 259 gram. Permainan tennis saya cukup presisi terutama untuk mengarahkan bola, raket ini sangat cocok. Namun saya merasakan kurang power, terutama pada over-head dan volley. Setelah beberapa kali ganti senar, baru saya temukan senar yang cocok untuk n5 ini, namun improvement-nya sedikit sekali, sehingga saya ingin menganti raket dengan yang lebih powerfull.

2. Sekitar enam bulan yang lalu saya ganti raket dari n5 menjadi Babolat Aero Drive, warna kuning, berat 300 gram. Setelah ganti, saya merasakan permainan tennis saya semakin keras, terutama pada service dan over head menjadi lebih keras dan terarah. Demikian juga dengan drive forehand serta backhand slice, menjadi lebih terarah dan keras. Namun, tanpa saya sadari, sedikit-demi-sedikit tangan saya menjadi korban dan kena tennis elbow.
3. Setelah evaluasi beberapa kali tentang sakit tennis elbow yang saya alami dimana akan muncul kembali apabila setelah dipakai main tennis, maka saya mengambil asumsi bahwa berat raket memiliki kontribusi yang cukup significant selain percepatan pukulan. Dari rumus F=mXa, maka apabila ingin mengurangi beban gaya yang menarik otot tangan, maka perlu mengurangi percepatan pukulan dan juga mengurangi masa daripada raket yang dipakai.

Setelah beberapa hari searching di internet dan mencoba milik beberapa teman, saya putuskan untuk ganti raket dengan kriteria: ringan namun bisa dikontrol dengan baik. Jatuhnya adalah ke Wilson K Factor Sting.

Raket K Sting ini terbuat dari bahan logam khusus titanium yang memiliki berat hanya 260 gram. Dari beberapa review, power memang tidak begitu tinggi, namun memiliki kontrol yang bagus. Dari segi budget, memang agak sedikit lebih mahal dibanding n5 dan Aero Drive.

Semoga raket ini cocok untuk orang yang memiliki otot tangan yang sudah pernah kena cidera tennis elbow seperti saya.


Have a safe and healthy tennis.
WOWOK MEIRIANTO