
Kini saya telah mengalami sendiri. Di usia yang akan mencapai 46 ini, saya mengalami sakit pada pergelangan tangan sampai siku, yang dikenal dengan nama TENIS ELBOW. Sakit yang sangat nyeri pada pergelangan dan siku tangan telah lebih dari 2 bulan saya alami, dan belum sembuh. Untuk mengikuti gerakan menyisirt rambut saja, terasa nyeri sekali. Kata dokter, beberapa urat atau otot pada tangan saya telah mengalami pe-robek-an. Proses penyembuhan adalah hanya dengan cara istirahat total dan therapi.
Semula, saya hanya merasakan sedikit ngilu pada pergelangan tangan, ketika sedang mempersiapkan pertandingan tennis antar district di lingkungan perusahaan Chevron. Rasa nyeri tidak saya rasakan, bahkan ketika pertandingan dimulai, saya menggunakan es batu untuk menghilangkan rasa nyeri pada tangan saya tersebut. Namun, apa yang terjadi... sakit memang tidak terasa, tetapi otot/urat semakin parah. Bahkan kata dokter: untung tandon saya masih tidak putus...hehe.
Beberapa kawan menyangka, sakit saya tersebut disebabkan karena telah berganti raket. Memang sekitar 3 bulan sebelumnya saya telah berganti jenis raket. Akan tetapi, menurut perkiraan saya dan dokter penyebabnya adalah bukan karena ganti raket, karena selisih berat raket tidak seberapa. Tetapi, gaya pukulan saya dan over-excercise lah yang menjadikan perobekan tandon/urat pada tangan saya tersebut.
Setelah beberapa hari, minggu dan bahkan lebih dari 2 bulan tidak kunjung sembuh, maka sambil menunggu sembuh, saya membuat beberapa masukan, tips, atau saran untuk kawan-kawan pemain tennis atau olah raga lain, agar tidak terjadi atau bagaimana mengatasi Tenis Elbow, sbb:
1. Apabila tangan sudah mulai terasa sakit atau kurang enak, berhentilah main tennis dahulu, dan istirahat. Jangan memaksakan untuk terus main. Apalagi menghilangkan rasa menggunakan es batu, atau obat-obatan analgesik.
2. Apabila usia anda telah gaek...(menjapai angka 4.. atau lebih), hindari memukul bola dengan keras, swing atau memlintir bola yang berlebihan, karena kelenturan otot kita sudah tidak selentur ketika usia masih muda.
3. Apabila telah terjadi tennis elbow, lakukan therapi secara rutin, dan usahakan tangan benar-benar istirahat (tidak bergerak), karena apabila masih bergerak, walaupun pelan tanpa beban, maka proses penyembuhan otot yang robek akan semakin lama.
4. Agar tetap dapat beraktifitas, ketika istirahat dari bermain tennis, tetaplah berolah raga yang tidak menggunakan tangan yang sedang tennis elbow, misalnya: jogging, berenang, dls.
5. Pakailah aksesoris peralatan pelindung pluntiran otot agar tidak berlebihan, seperti biasa dipakai pemain-pemain tennis di pergelangan tangan, siku tangan, lutut, pergelangan kaki, dls., karena aksesoris tersebut bukanlah sekedar pajangan, tetapi memang sangat berguna untuk menjaga otot yang kelenturannya sudah berkurang.
Salam dan Semoga Sehat Selalu,
WOWOK MEIRIANTO